“Kembalilah, Raden, Saya minta Anda untuk kembali!” seru Ki Tunggul Pitu dengan suara lirih. Ia dapat melihat perubahan dengan membaca air muka Panembahan Tanpa Bayangan...
Mereka masih duduk berdekatan. Bertiga tetapi hanya dua orang yang menggetarkan tenaga cadangan yang terpendam di balik tubuh wadag. Ki Sekar Tawang dan Raden Atmandaru...
Kebekuan merambat pelan secepat bekicot menyusur dahan basah di permukaan tanah. Sekilas rencana itu terdengar begitu gagah dan berani, tetapi Ki Sekar Tawang mengingatkan lelaki...
Kemudian mereka berbicara tentang banyak hal. Mereka lakukan itu untuk mengalihkan penat yang membelit pikiran dalam waktu cukup lama. Bertalu-talu suara kentongan membelah malam, bersahutan...
“Saat ini kita sibuk melakukan usaha mengambil alih Mataram. Raden, apakah belum terlihat jalan untuk membicarakan hal penting ini dengan Panembahan Hanykrawati?” “Sebenarnya saya memandang...
Tombak pendek itu tiba-tiba menjadi benda rahasia. Raden Atmandaru sama sekali tidak menyebutkan namanya ketika duduk berhadapan dengan Ki Sekar Tawang di pendapa rumah Ki...
Bahwa pengawal pedukuhan akan memberikan perlawanan hebat sudah menjadi dugaan pengikut Raden Atmandaru, tetapi kegigihan orang-orang Gondang Wates adalah keadaan yang berbeda. Maka dari itu,...
Sedikit gugup tetapi dengan kecakapan hebat dan kelenturan tubuh yang luar biasa, Sayoga mengelak serangan dengan gerakan yang sulit dinalar. Sayoga dan Ki Sarjuma yang...
Terpisah jarak sejauh lima langkah, Sabungsari lekat memandang Ki Dirgasana dengan sorot mata menukik. Semakin terang baginya bahwa kemampuan Ki Dirgasana sungguh hebat. Getaran yang...
Tak jauh dari laga Sayoga, Sabungsari begitu ketat menekan Ki Dirgasana dengan serangan-serangan yang tajam dan menggentarkan. Meski pada mulanya perkelahian mereka sangat sulit diikuti...